Olah Raga dapat Meningkatkan daya ingat

WASHINGTON–MI: Berolah raga secara rutin membantu orang tetap sehat secara fisik dan lebih tajam secara mental saat memasuki usia tua, demikian hasil empat studi yang disiarkan di Archives of Internal Medicine, Washington, Senin (25/1).

Salah satu studi itu mendapati bahwa perempuan yang berolah raga selama berusia setengah baya yang didefinisikan rata-rata berusia 60 tahun oleh para peneliti di Harvard School of Public Health, Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School memiliki kemungkinan lebih kecil setelah berusia 70 tahun untuk terserang penyakit kronis, operasi jantung atau fisik, gangguan mental atau daya ingatan.

Satu studi lain mendapati bahwa setahun pelatihan peregangan, satu atau dua kali per pekan, meningkatkan daya perhatian perempuan yang berusia setengah baya dan kemampuannya untuk menyelesaikan konflik.

Studi ketiga mendapati bahwa orang dewasa yang berusia 55 tahun dan lebih tua lagi yang terlibat dalam kegiatan fisik sedang atau tinggi menghadapi kemungkinan lebih kecil untuk mengalami gangguan daya kognitif dibandingkan dengan sebaya mereka yang kebanyakan duduk.

Perempuan yang berusia 65 tahun atau lebih tua yang ikut dalam program olah raga selama 18 bulan tampaknya memiliki tulang yang lebih padat dan risiko lebih kecil untuk terjatuh dibandingkan dengan perempuan dalam usia yang sama yang kurang mengikuti program “kebugaran” yang aktif, demikian hasil studi keempat.

Temuan mengenai studi itu, yang dilakukan di Kanada, Jerman dan Amerika Serikat, boleh jadi adalah apa yang diinstruksikan para dokter untuk membuat lebih banyak orang Amerika berolah raga, kata penulis studi pertama.

“Karena penduduk Amerika dengan cepat menjadi tua dan hampir seperempat orang Amerika tak terlibat dalam kegiatan waktu luang apa pun, temuan kami tampaknya mendukung panduan federal berkenaan dengan kegiatan fisik guna mendorong kesehatan di kalangan orang yang berusia lanjut dan kesejahteraan dengan bertambahnya usia,” kata para penulis studi itu.

“Pendapat bahwa kegiatan fisik dapat mendorong kelangsungan hidup secara lebih berhasil daripada hanya menambah usia mungkin memberi alasan yang sangat kuat bagi orang untuk memulai kegiatan fisik,” kata mereka. (Ant/OL-06)

~ oleh BIMA CETTA WIDYATAMAKA pada Januari 28, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: