PLANET PLANET LAYAK HUNI

Planet Mirip Bumi

Misi Kepler NASA mengkonfirmasi keberadaan sebuah planet yang amat mirip Bumi. Planet itu juga berada dalam zona yang mendukung kehidupan, dan mengelilingi sebuah bintang yang juga mirip matahari kita.

Sejauh ini planet yang dinamai Kepler-22b itu adalah planet yang termirip dengan Bumi ketimbang planet mana pun yang ditemukan selama ini. Peneliti berharap planet baru ini dapat mendukung penemuan penting dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.

Zona yang dapat dihuni (habitable)

Area di sekitar bintang yang memiliki temperatur tepat bagi air untuk berada dalam bentuk cairan.

Skala planet dan orbitnya

  Tata Kepler-22

  Tata Surya

  Kepler-22b terletak sekitar 15 persen lebih dekat dengan bintangnya ketimbang Bumi ke matahari. Mataharinya memancarkan cahaya 25 persen lebih redup, sehingga planet tersebut dapat mempertahankan temperatur pada 22 derajat Celsius.

  Merkurius

  Venus

  Bumi

  Mars

Kepler-22b

Ukuran: 2,4 kali lebih besar daripada Bumi

Lama tahun: Sekitar 290 hari

Jarak dari matahari: 600 tahun cahaya

Komposisi: Belum dapat diketahui apakah sebagian besar terbuat dari batu, gas, atau cairan.

Hingga saat ini teleskop Kepler telah menemukan 2.326 kandidat planet mirip Bumi, dan 207 di antaranya berukuran sebesar planet Bumi.

Kepler-22b adalah kandidat pertama dari 48 zonahabitable yang dikonfirmasi.

Teleskop Antariksa Kepler:

Mempelajari bidang langit malam yang berisi sekitar 150 ribu bintang. Teleskop ini mencari penurunan kecemerlangan ketika planet bergerak melintasi muka bintang induknya.L GRAPHICNEWS

Planet-planet Layak Huni

Lebih dari 600 planet ekstrasolar telah ditemukan. Beberapa di antaranya memiliki kondisi yang sangat cocok untuk tempat persemaian kehidupan. Berikut ini beberapa planet yang mungkin menopang makhluk hidup.

Gliese 581d

Waktu penemuan: 24 April 2007

Massa: 5,6 massa Bumi

Periode orbit: 67 hari

Dari sudut pandang kosmis, planet yang terletak 20 tahun cahaya dari Bumi ini amat dekat. Gliese 581d memiliki posisi istimewa karena terletak di tepian zona layak huni bintang induknya, sebuah bintang katai merah.

Planet ini cukup hangat dan basah, sehingga menjadi lahan yang tepat untuk bersemainya kehidupan. Atmosfer karbon tebal mengelilingi planet ini dan memberi perlindungan bagi permukaannya.

Gliese 581g

Waktu penemuan: 29 September 2010

Massa: 3,1 massa Bumi

Periode orbit: 36 hari

Saat ditemukan tahun lalu, Gliese 581g tampak sebagai kandidat terbaik untuk planet mirip Bumi. Planet ini berada dalam sistem yang sama dengan Gliese 581d yang telah diketahui sebelumnya. Planet bermassa tiga kali Bumi ini berada di dalam zona layak huni dan mungkin memiliki atmosfer.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan jejak yang terekam pada penelitian sebelumnya bukan berasal dari planet baru. Karena itu, diperkirakan planet ini mungkin tidak pernah ada.

GJ 1214b

Waktu penemuan: 16 Desember 2009

Massa: 6,5 massa Bumi

Periode orbit: 1,5 hari

Planet ini disebut-sebut sebagai “dunia air”, dan terletak 42 tahun cahaya dari Bumi. Sebuah bintang katai merah bermassa seperlima massa matahari bercokol di jantung sistem, memberikan energi bagi planet ini.

Keunikan planet ini adalah seluruh permukaannya digenangi air. Permukaan air dikelilingi oleh atmosfer beruap yang tebal dan awan hidrogen. Perhitungan terhadap unsur kimia menunjukkan bahwa planet ini mungkin ditinggali kehidupan. Massa planet sebesar 6,5 kali Bumi dengan diameter 2,7 kali lebih besar membuat planet ini disebut sebagai superbumi.

HD 209458b (Osiris)

Waktu penemuan: 5 November 1999

Massa: 218 massa Bumi

Periode orbit: 3,5 hari

Planet ini berjarak 150 tahun cahaya dari Bumi. Atmosfer yang mengelilinginya diperkirakan mengandung uap air dan beberapa elemen organik yang juga dimiliki Bumi purba. Elemen ini menjadi adonan penting dalam pembentukan kehidupan.

Sayangnya, planet ini sangat dekat dengan bintang induknya, sehingga terlalu panas untuk ditinggali. Pun dengan kondisi planet yang berupa gas, sehingga tidak memiliki daratan.

Kepler-10b

Waktu penemuan: 10 Januari 2011

Massa: 4,5 massa Bumi

Periode orbit: 20 jam

Andai terletak sedikit lebih jauh dari bintang induk, Kepler-10b bisa saja menyimpan kehidupan. Planet yang ditemukan pada 2001 ini pernah disebut sebagai bukti bahwa planet batuan seperti Bumi bisa tercipta di sekitar bintang lain. Karena itu, Kepler-10b juga menjadi mata rantai penelitian ilmu keplanetan.

Elemen pendukung kehidupan seperti air dan atmosfer tak berlimpah di planet ini. Kondisi ini membuat planet itu sulit menjadi tempat munculnya kehidupan.

HD 85512b

Waktu penemuan: 17 Agustus 2011

Massa: 3,6 massa Bumi

Periode orbit: 54 hari

Planet yang baru ditemukan ini terletak 36 tahun cahaya dari Bumi. Massanya yang cukup moderat, yaitu 3,6 kali massa Bumi, membuat planet batuan ini bisa menyimpan atmosfer. Penelitian lebih jauh mengungkap H2O, CO2, dan N2 bisa muncul di atmosfer planet.

Jarak planet ke bintang induk juga berada di tepian zona layak huni. Banyaknya kondisi menguntungkan ini membuat planet HD 85512b sebagai tempat paling mungkin menyimpan kehidupan.| DISCOVERY | ANTON WILLIAM

Massa Planet

Planet-planet bagian dalam. Dari kiri ke kanan: MerkuriusVenusBumi, dan Mars(ukuran menurut skala)

Empat planet bagian dalam atau planet kebumian (terrestrial planet) memiliki komposisi batuan yang padat, hampir tidak mempunyai atau tidak mempunyai satelit dan tidak mempunyai sistem cincin. Komposisi Planet-planet ini terutama adalah mineral bertitik leleh tinggi, seperti silikat yang membentuk kerak dan selubung, dan logam seperti besi dan nikel yang membentuk intinya. Tiga dari empat planet ini (VenusBumi dan Mars) memiliki atmosfer, semuanya memiliki kawah meteor dan sifat-sifat permukaan tektonis seperti gunung berapi dan lembah pecahan. Planet yang letaknya di antara Matahari dan bumi (Merkurius dan Venus) disebut juga planet inferior.

Merkurius
Merkurius (0,4 SA dari Matahari) adalah planet terdekat dari Matahari serta juga terkecil (0,055 massa bumi). Merkurius tidak memiliki satelit alami dan ciri geologisnya di samping kawah meteorid yang diketahui adalah lobed ridges atau rupes, kemungkinan terjadi karena pengerutan pada perioda awal sejarahnya.[26] Atmosfer Merkurius yang hampir bisa diabaikan terdiri dari atom-atom yang terlepas dari permukaannya karena semburan angin surya.[27] Besarnya inti besi dan tipisnya kerak Merkurius masih belum bisa dapat diterangkan. Menurut dugaan hipotesa lapisan luar planet ini terlepas setelah terjadi tabrakan raksasa, dan perkembangan (“akresi”) penuhnya terhambat oleh energi awal Matahari.[28][29]
Venus
Venus (0,7 SA dari Matahari) berukuran mirip bumi (0,815 massa bumi). Dan seperti bumi, planet ini memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi, atmosfernya juga tebal dan memiliki aktivitas geologi. Akan tetapi planet ini lebih kering dari bumi dan atmosfernya sembilan kali lebih padat dari bumi. Venus tidak memiliki satelit. Venus adalah planet terpanas dengan suhu permukaan mencapai 400 °C, kemungkinan besar disebabkan jumlah gas rumah kaca yang terkandung di dalam atmosfer.[30] Sejauh ini aktivitas geologis Venus belum dideteksi, tetapi karena planet ini tidak memiliki medan magnet yang bisa mencegah habisnya atmosfer, diduga sumber atmosfer Venus berasal dari gunung berapi.[31]
Bumi
Bumi (1 SA dari Matahari) adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat, satu-satunya yang diketahui memiliki aktivitas geologi dan satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Hidrosfer-nya yang cair adalah khas di antara planet-planet kebumian dan juga merupakan satu-satunya planet yang diamati memiliki lempeng tektonik. Atmosfer bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya, karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen.[32] Bumi memiliki satu satelitbulan, satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di dalam Tata Surya.
]Mars
Mars (1,5 SA dari Matahari) berukuran lebih kecil dari bumi dan Venus (0,107 massa bumi). Planet ini memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris, menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai baru belakangan ini. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi.[33] Mars mempunyai dua satelit alami kecil (Deimos dan Phobos) yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.[34]

Planet-planet luar

Keempat planet luar, yang disebut juga planet raksasa gas (gas giant), atau planet jovian, secara keseluruhan mencakup 99 persen massa yang mengorbit Matahari. Yupiter dan Saturnus sebagian besar mengandung hidrogen dan helium; Uranus dan Neptunus memiliki proporsi es yang lebih besar. Para astronom mengusulkan bahwa keduanya dikategorikan sendiri sebagai raksasa es.[43] Keempat raksasa gas ini semuanya memiliki cincin, meski hanya sistem cincin Saturnus yang dapat dilihat dengan mudah dari bumi.

Yupiter
Yupiter (5,2 SA), dengan 318 kali massa bumi, adalah 2,5 kali massa dari gabungan seluruh planet lainnya. Kandungan utamanya adalah hidrogen dan helium. Sumber panas di dalam Yupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, sebagai contoh pita pita awan dan Bintik Merah Raksasa. Sejauh yang diketahui Yupiter memiliki 63 satelit. Empat yang terbesar, GanymedeCallistoIo, dan Europa menampakan kemiripan dengan planet kebumian, seperti gunung berapi dan inti yang panas.[44] Ganymede, yang merupakan satelit terbesar di Tata Surya, berukuran lebih besar dari Merkurius.
Saturnus
Saturnus (9,5 SA) yang dikenal dengan sistem cincinnya, memiliki beberapa kesamaan dengan Yupiter, sebagai contoh komposisi atmosfernya. Meskipun Saturnus hanya sebesar 60% volume Yupiter, planet ini hanya seberat kurang dari sepertiga Yupiter atau 95 kali massa bumi, membuat planet ini sebuah planet yang paling tidak padat di Tata Surya. Saturnus memiliki 60 satelit yang diketahui sejauh ini (dan 3 yang belum dipastikan) dua di antaranya Titan dan Enceladus, menunjukan activitas geologis, meski hampir terdiri hanya dari es saja.[45] Titan berukuran lebih besar dari Merkurius dan merupakan satu-satunya satelit di Tata Surya yang memiliki atmosfer yang cukup berarti.
Uranus
Uranus (19,6 SA) yang memiliki 14 kali massa bumi, adalah planet yang paling ringan di antara planet-planet luar. Planet ini memiliki kelainan ciri orbit. Uranus mengedari Matahari dengan bujkuran poros 90 derajad pada ekliptika. Planet ini memiliki inti yang sangat dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas.[46] Uranus memiliki 27 satelit yang diketahui, yang terbesar adalah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel dan Miranda.
[sunting]Neptunus
Neptunus (30 SA) meskipun sedikit lebih kecil dari Uranus, memiliki 17 kali massa bumi, sehingga membuatnya lebih padat. Planet ini memancarkan panas dari dalam tetapi tidak sebanyak Yupiter atau Saturnus.[47] Neptunus memiliki 13 satelit yang diketahui. Yang terbesar, Triton, geologinya aktif, dan memiliki geyser nitrogen cair.[48] Triton adalah satu-satunya satelit besar yang orbitnya terbalik arah (retrogade). Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya, yang disebut Trojan Neptunus. Benda-benda ini memiliki resonansi 1:1 dengan Neptunus.
Massa Bumi (M) adalah satuan massa yang merupakan massa satu Bumi. 1 M = 5,9742 × 1024 kg. Massa Bumi digunakan untuk mendeskripsikan massa planet terrestrial.

Empat planet terrestrial pada tata suryaMerkuriusVenusBumi dan Mars, memiliki massa 0,055, 0,815, 1,000, dan 0,107 Massa Bumi.

Satu massa Bumi sama dengan:

untuk lebih detail tentang Tata Surya silahkan klik http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_Surya

~ oleh BIMA CETTA WIDYATAMAKA pada Desember 13, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: