Pengumuman Kelulusan SD Negeri 2012 Yogyakarta

Tak selamanya sekolahan di wilayah kota dengan infrastruktur lengkap memberi garansi akan menjadi terdepan. Buktinya, pada pelaksanaan ujian nasional (UN) SD sederajat tahun ajaran 2011/2012, SD Negeri Panjatan Kulonprogo mampu menjadi yang terbaik di DIY. Dengan nilai UN rata-rata dari 25 siswanya adalah 27.84.

Namun, untuk peringkat per kabupaten/kota, Yogyakarta menduduki peringkat pertama dengan nilai UN rata-rata 23.45. Diikuti Kulonprogo (23.45), Bantul (22.88), Sleman (22.72) dan Gunungkidul (21.39).

“Sekolah Al Ma’arif Sendang menjadi yang terbaik di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), dengan nilai UN rata-rata 25.83,” ujar Kepala Disdikpora DIY, saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (8/6/2012).

Dijelaskannya, UN SD sederajat kali ini sudah cukup baik. Dengan indikasi tak adanya kendala berarti pada pelaksanaannya. Baik secara teknis atau dari sisi tingkat kecurangan yang dilakukan peserta atau sekolah.

“Teman-teman pers bisa memonitor sendiri bagaimana pelaksanaan UN di DIY. Terlebih kita dua tahun berturut-turut masuk dalam kategori wilayah putih dari Kemendikbud. Artinya, pelaksanaan UN dinilai kredibel dan jujur,” pungkas Aji. (*)

Ujian Nasional (UN) tingkat SD sederajat di DIY mengantarkan dua siswi meraih nilai UN tertinggi. Mereka adalah Dentista Admirasari dari SD Negeri Nogopuro Depok Sleman dan Karisma Nahdatunisa Salsabila dari SD Muhammadiyah Pakem Sleman. Keduanya mencatat nilai 29,80 dari tiga mata pelajaran yang diujikan.

Menurut Kepala Disdikpora DIY, Kadarmanta Baskara Aji, dua siswi tersebut mencatatkan nilai sempurna pada ujian mata pelajaran IPA dan Matematika. Sedangkan untuk ujian Bahasa Indonesia, mereka berdua memeroleh nilai 9,80.

“Untuk tingkat Madrassah Ibtidaiyah, nilai tertinggi diperoleh Majmunda Zia Akmal dengan nilai total 29,50,” kata Aji, saat jumpa pers di kantornya, Jumat (8/6/2012).

Namun, pihak Disdikpora belum dapat mengumumkan tingkat ketidaklulusan karena masih menunggu data dari setiap sekolah. Dipastikan, seluruh sekolah SD sederajat di DIY akan mengirimkan data besok sore untuk kemudian dilakukan rekap.

“Pengumuman kelulusan akan dilakukan besok pukul 10.00. Dengan cara diberitahukan kepada siswa langsung, orantua dan dikirim via pos. Lalu kami akan merekap berapa jumlah siswa yang tidak lulus,” tandas Aji.

Pada pelaksanaan UN SD sederajat di DIY tahun ajaran 2010/2011, terdapat 24 siswa yang dinyatakan tidak lulus dari sekitar 50 ribu peserta.

“Tahun ini UN SD diikuti 50.211 peserta dari 1.989 sekolah. Diharapkan jumlah ketidaklulusan akan menurun dibanding tahun lalu,” tutur Aji. (*)

RIBUNJOGJA.COM, YOGYA –

~ oleh BIMA CETTA WIDYATAMAKA pada Juni 9, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: