Flu Burung

Flu burung dipastikan sudah menyerang 10 provinsi di Indonesia dan telah mengakibatkan jutaan unggas mati. Serangan wabah flu burung tersebut membuat peternak unggas di berbagai daerah, mengalami kebangkrutan.

Departemen Pertanian menemukan wabah Avian Influenza atau flu burung, setelah melanda 10 provinsi di Indonesia. Yaitu di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Lampung, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.

Virus flu burung atau avian influenza (AI)  jenis baru telah menyerang unggas di Jawa Tengah. Serangan dari hari ke hari makin meluas sehingga kini tercatat sedikitnya 21 kabupaten/kota terjangkiti virus pembunuh itu.

Untuk mengetahui apa itu flu burung silahkan klik  http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_burung  

Tidak hanya di Pekalongan, ribuan bebek Trenggalek, Jawa Timur juga mati mendadak. Empat ribu lebih itik di wilayah Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, dilaporkan mati mendadak dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Kematian unggas secara mendadak masih terjadi di beberapa daerah di Jawa Tengah. Yang terbaru terjadi di Kabupaten Kendal. Belum diketahui pasti apa penyebab matinya ribuan bebek yang ada di sentra peternakan tersebut.
“Kepala, tubuh dan dubur dalam keadaan membiru. Pada bagian mata berubah berwarna putih dan mengeluarkan cairan kental atau dalam bentuk lendir

Di Kabupaten Magelang ada 5 Kecamatan yang terdapat kasus Flu Brurung yaitu : Kecamatan Srumbung, Kecamatan Salaman, Kecamatan Ngablak dan Kecamatan Mertoyudan. Saat ini jumlah kematian unggas baik jenis ayam maupun bebek mencapai ribuan.

Sementara itu di Kabupaten SLEMAN, Kehawatiran wabah Flu Burung membayangi warga Dusun Kledokan, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, setelah ratusan ayam ditemukan mati mendadak di dusun setempat.

Wawan, pengelola peternakan, yang ayamnya mati mendadak megatakan, sudah sejak seminggu terakhir sekitar 300 ayam peliharaannya mati. “Per harinya 10 ekor dan yang mati rata-rata berumur 10 harian” kata dia, Selasa (18/12/2012). Namun, dari keterangan dokter hewan, kata  Wawan, kematian mendadak ayamnya akibat dipicu kurang bersihnya kandang sehingga timbul bakteri coli.

Dan Di Kabupaten Bantul Ratusan unggas jenis ayam dan itik di sebagian wilayah pesisir dikabarkan mati mendadak dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini. Dugaan sementara, kematian massal unggas tersebut akibat serangan virus Avian Influenza (AI).

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Bantul, Edy Suharyanta mengungkapkan, jumlah ayam dan itik yang mati mendadak terus bertambah sejak medio Oktober lalu. “Sementara, yang mati mendadak sudah ada 500 ekor ayam dan itik 200 ekor,” .

Ribuan ekor ayam yang terdapat di Kabupaten Murojambi, Provinsi Jambi dalam beberapa pekan terakhir mati mendadak. Dipastikan hal ini diakibatkan dari virus flu burung.

~ oleh BIMA CETTA WIDYATAMAKA pada Desember 21, 2012.

Satu Tanggapan to “Flu Burung”

  1. wah, …….. 😦

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: