Sistem peminatan ( seperti penjurusan ? )

Sistem peminatan telah menjadi pilihan untuk siswa pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam kurikulum baru. Sistem peminatan yang mulai dilakukan pada kelas X ini tentu membutuhkan peran dari guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengarahkan anak ke minatnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa semuanya tidak akan diserahkan begitu saja pada guru BK. Kepala Sekolah juga akan diminta terlibat dalam menjalankan sistem peminatan ini. Untuk itu, para Kepala Sekolah juga wajib ikut pelatihan sebelum kurikulum baru diterapkan.

“Guru BK memang dilatih. Tapi tidak semuanya ke guru BK. Bisa juga ke Kepala Sekolah, karena itu ada pelatihan untuk Kepala Sekolah juga,” kata Nuh di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Seperti diketahui, jumlah guru BK memang terbilang sedikit jika dibandingkan dengan guru mata pelajaran lain. Dalam satu sekolah, biasanya hanya ada dua atau tiga orang guru BK sehingga dinilai sangat kurang jika anak-anak yang akan masuk SMA ini butuh konsultasi dengan guru BK saat menentukan minatnya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad mengatakan bahwa pelatihan pada guru BK yang ada di SMA termasuk Kepala Sekolah akan difokuskan untuk membantu anak-anak yang hendak masuk SMA agar mengenali bakat dan minatnya.

“Jadi anak-anak ini nanti dibantu memilih bidang. Ada form yang disiapkan sekolah dan akan diisi nilai ujian terakhir anak-anak yang mendaftar,” ujar Hamid.

Dari daftar nilai ujian terakhir dikombinasikan dengan nilai rapor, akan terlihat calon siswa tersebut menonjol pada bidang yang mana. Berdasarkan hal tersebut, guru akan memberikan masukan pada calon siswa tersebut bidang peminatan apa yang sebaiknya diambil.

“Misalnya kuat di matematika. Tapi ternyata kuat di bahasa Inggrisnya juga. Nanti akan diarahkan bidang peminatan IPA dan memperkuat bahasa Inggrisnya melalui pilihan,” jelas Hamid.

Seperti diketahui, ada sembilan mata pelajaran wajib yang akan dipelajari oleh siswa SMA pada kurikulum baru nanti. Selain itu, ada empat mata pelajaran pokok sesuai dengan bidang peminatannya dan dua mata pelajaran pilihan di luar bidang peminatannya yang akan diambil oleh siswa SMA.

Sistem peminatan yang akan diterapkan pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam kurikulum baru mendatang ini tampak lebih fleksibel. Pasalnya, siswa diperbolehkan mengubah kelompok peminatannya apabila dirasa tidak sesuai saat proses belajar berjalan.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad, mengatakan bahwa anak-anak boleh mengubah kelompok peminatannya jika merasa tidak cocok. Dengan catatan, perubahan kelompok peminatan ini hanya berlaku sekali saja.

“Misalnya setelah satu tahun kok anak tersebut merasa tidak sesuai, boleh mengubah peminatannya. Tapi ini berlaku sekali saja. Sekali pindah sudah tidak bisa lagi,” kata Hamid kepada Kompas.com, Rabu (13/2/2013).

Tidak hanya kelompok peminatan, mata pelajaran pilihan yang diambil oleh siswa juga dapat diubah jika memang anak menyadari tidak sesuai dengan dirinya. Namun sekali lagi, murid bisa mengubah kelompok peminatan atau mata pelajaran pilihan setelah menjalani setahun masa pembelajaran.

“Contoh saja, anak ambil mapel bahas Jerman. Setelah dijalani, ia tidak cocok boleh berubah jadi yang lain. Tapi tidak bisa sewaktu-waktu pindahnya,” jelas Hamid.

Seperti diketahui, kelompok peminatan yang menggantikan sistem penjurusan pada jenjang SMA ini memang membuat anak tetap dapat mengikuti mata pelajaran kesukaannnya yang tidak masuk dalam mata pelajaran pokok dalam kelompok peminatannya. Dengan demikian, anak diberi kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang disukai agar dapat berkembang dengan baik.

http://edukasi.kompas.com

~ oleh BIMA CETTA WIDYATAMAKA pada Februari 15, 2013.

4 Tanggapan to “Sistem peminatan ( seperti penjurusan ? )”

  1. kurikulum yang baru kayak gitu ya kak? better than before kayaknya🙂

    bukan paketan ipa/ips kayak selama ini. . hehehe

    Suka

  2. apakah kurikulum 2013 dapat pindah peminatan setelah sma 2 atau sebelum semerter ganjil ?

    Suka

    • Peminatan bisa berubah kalau merasa ragu di tengah jalan dengan jangka waktu tiga bulan atau bahkan lebih. hanya harus ikut matrikulasi untuk mengejar ketertinggalan selama tiga bulan itu,” dan biasanya akan diadakan tes tertulis untuk masuk ke jurusan yang diminati, kalau sudah di kelas 2 lebih susah karena banyak yang harus dikejar

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: